Inflasi di Jerman Naik secara Drastis Buntut dari Meningkatnya Krisis Gas

- 5 Agustus 2022, 09:00 WIB
Seorang wanita membawa tas belanja di Berlin, Jerman 21 Desember 2021.
Seorang wanita membawa tas belanja di Berlin, Jerman 21 Desember 2021. /REUTERS/Annegret Hilse

ZONA PRIANGAN - Inflasi Jerman naik secara tak terduga pada Juli, didorong oleh krisis pasokan energi karena pengurangan lebih lanjut dalam hal pasokan gas dari Rusia memicu kekhawatiran tentang tagihan energi yang bahkan lebih tinggi.

Harga konsumen, diselaraskan untuk membuat mereka sebanding dengan data inflasi dari negara-negara Uni Eropa lainnya (HICP), meningkat sebesar 8,5% pada tahun ini, kantor statistik federal mengatakan pada hari Kamis, mengutip data awal.

"Peningkatan inflasi HICP merupakan tanda peringatan bagi Bank Sentral Eropa," kata ekonom ING Carsten Brzeski, dikutip ZonaPriangan.com dari Reuters.

Baca Juga: Hadiahkan Al Fatihah untuk Diri Sendiri, Ini Cara Mengamalkannya dan Rasakan Manfaat serta Keutamaannya

ECB menggunakan angka ini untuk mengukur tingkat inflasi harga konsumen.

Pembacaan pertama inflasi Juli untuk zona euro yang lebih luas akan dirilis pada hari Jumat. Pertumbuhan harga konsumen di 19 negara yang berbagi euro mencapai rekor tertinggi 8,6% tahun-ke-tahun di bulan Juni, didorong oleh kenaikan harga energi dan pangan.

Jajak pendapat analis Reuters memperkirakan pembacaan HICP tahunan di Jerman sebesar 8,1% pada Juli, naik dari 8,2% pada Juni.

Baca Juga: Gazprom Rusia Menghentikan Pasokan Gas ke Latvia serta ke Selusin Negara Uni Eropa Lainnya

Dalam istilah non-harmonis, indeks harga konsumen tahun-ke-tahun Jerman turun sedikit di bulan Juli menjadi 7,5% dari 7,6% bulan Juni.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: Reuters


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x