35 Proyek Dinyatakan Gagal Semua, Pengusaha: Aneh Baru Terjadi

- 14 Agustus 2020, 14:06 WIB
KEPALA Bagian PBJ Andri Indra Widianto, sedang menjelaskan alasan gagalnya tender kepada para pengusaha.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN /

ZONA PRIANGAN - Pokja Pemilihan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ) terpaksa harus menggagalkan proses tender untuk 35 proyek kegiatan.

Proyek itu berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Gagalnya hasil tender ini, sontak mendapat reaksi keras dari para peserta atau pengusaha penyedia jasa.

Baca Juga: Selama Dua Hari, Bangkai Penyu Berserakan di Pantai Batukaras

Sampai-sampai para pengusaha itu pun berdatangan ke Kantor Bagian PBJ Setda Sumedang, untuk mempertanyakan alasan digagalkannya proses tender tersebut.

"Intinya, kami datang ke sini untuk menanyakan alasannya kenapa tender-tender proyek itu sampai gagal semua. Aneh baru kali ini ada tender sampai gagal semua seperti ini," kata salah seorang pengusaha dari perwakilan Gapensi Sumedang, Jumat 14 Agustus 2020.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Bagian PBJ Setda Sumedang Drs. Andri Indra Widianto, MT. M.Sc, mengatakan bahwa keputusan penggagalan tender ini, terpaksa dilakukan karena semua peserta yang mengikuti tender proyek tersebut, dianggap tidak ada yang memenuhi syarat sebagaimana yang telah diatur dalam Permen PUPR No. 14 Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi.

Baca Juga: Indramayu Buka Mal Pelayanan Publik Awal Tahun 2021

Menurut Andri, pada tahun 2020 ini, Pokja Pemilihan memang telah menyelenggarakan tender proyek untuk 35 kegiatan perkerjaan di dua OPD, yakni di PUPR dan PKPP.

Halaman:

Editor: Parama Ghaly


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X