Orang Tanpa Gejala COVID-19, Paling Banyak Sebarkan Virus, Jangan Lepas Masker Mu!

- 26 November 2020, 13:44 WIB
Orang Tanpa Gejala COVID-19, Paling Banyak Sebarkan Virus, Jangan Lepas Masker Mu! /Ilustrasi Pixabay

ZONA PRIANGAN - Orang-orang yang terkena COVID-19 namun tanpa gejala menjadi penyebab sebagian terbesar penyebaran penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Seperti dilansir dari laman ANTARA, banyak orang yang mengidap COVID-19 namun tidak menunjukkan gejala, seperti batuk, demam, dan sesak napas, sekitar enam hari setelah terinfeksi.

Dalam rentang waktu tersebut, orang-orang yang positif bisa sangat rentan menularkan penyakitnya dan biasanya mereka tidak menyadari mengidap virus, dan menyebabkan penyebaran yang tidak disengaja.

Baca Juga: Pop Academy Indosiar Top 12 Grup 2 Malam Ini Kamis 26 November 2020, Pukul 21.00 WIB Ini Link -nya

Baca Juga: Hasil Pop Academy Indosiar Top 12 Grup 1, Maria Asal Medan Tereliminasi Waode dan Vien Melaju Top 9

CDC memperkirakan lebih dari 50 persen dari semua infeksi ditularkan oleh seseorang yang tidak menunjukkan gejala dan ini artinya setengah dari infeksi baru berasal dari dari orang yang tidak menyadari bahwa dirinya bisa menularkan virus ke orang lain.

Inilah alasan mengapa masker menjadi penting untuk memperlambat penyebaran COVID-19. Masker bisa menghentikan orang yang terinfeksi menyebarkan virus dan melindungi pemakainya terkena tetesan pernapasan orang lain.

"Masker kain tidak hanya secara efektif memblokir sebagian besar tetesan berukuran besar, tetapi juga dapat memblokir tetesan dan partikel halus yang juga sering disebut sebagai aerosol yang ukurannya lebih kecil dari 10 mikron," kata CDC.

Baca Juga: Park Shin Hye Melanjutkan Syuting Drama 'Sisyphus: The Myth' Setelah Dinyatakan Negatif COVID-19

Halaman:

Editor: Yurri Erfansyah

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X