Buntut Ketegangan Beijing-Taipe, Taiwan Mulai Melakukan Latihan Militer dengan Simulasi Serangan Biokimia

- 14 September 2021, 14:30 WIB
 Pasukan tentara menyemprotkan bahan kimia ke kendaraan militer pada hari Senin dalam simulasi latihan perang di kota Tainan, Taiwan.
Pasukan tentara menyemprotkan bahan kimia ke kendaraan militer pada hari Senin dalam simulasi latihan perang di kota Tainan, Taiwan. /UPI/Taiwan Defense Ministry/EPA-EFE

ZONA PRIANGAN - Taiwan memulai serangkaian latihan militer yang akan berlangsung hampir sepanjang minggu ini dan menguji pertahanan pulau itu selama konfrontasi simulasi dengan China.

Latihan perang Han Kuang adalah latihan perang tahunan ke-37 dan akan mencakup pengujian tanggapan militer Taipei terhadap simulasi serangan biokimia di Kota Tainan.

Sebagai bagian dari latihan, tentara dikirim ke rumah sakit sipil terdekat untuk menerima perawatan.

Baca Juga: Pemimpin Milisi Dijatuhi Hukuman 53 Tahun Terkait Pengeboman Masjid di Minnesota

Permainan tersebut akan menguji pertahanan Taiwan terhadap kemungkinan serangan militer oleh China. Pelatihan dimulai setelah pejabat senior mengunjungi Amerika Serikat untuk meningkatkan pembicaraan pertahanan dan keamanan.

Pusat Komando Hengshen mengerahkan jet tempur Angkatan Udara, pesawat angkut C-120, F-16V dan Mirage 2000 ke Pangkalan Udara Hualien di Taiwan timur. Angkatan laut juga meninggalkan pelabuhan asal mereka, seperti dikutip ZonaPriangan dari UPI.com, 13 September 2021.

Awalnya dijadwalkan akan dipentaskan pada bulan Juli, latihan ditunda karena wabah COVID-19 dan ruang lingkup latihan diperkecil untuk mengurangi penyebaran virus.

Baca Juga: Ilmuwan Berharap untuk Bisa Menghadirkan Kembali Mamut Berbulu yang Telah Punah ke Kutub Utara

Ketegangan telah lama ada antara Beijing dan Taipei, karena China daratan menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan Taiwan menganggap dirinya sebagai negara berdaulat.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: UPI.com


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X