Raja Salman Dirawat di Jeddah: Putra Mahkota Tunda Kunjungan ke Jepang

- 20 Mei 2024, 12:49 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz memberikan pidato virtual dalam sesi pembukaan KTT Pemimpin G20 tahunan ke-15 di Riyadh, Arab Saudi, 21 November 2020.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz memberikan pidato virtual dalam sesi pembukaan KTT Pemimpin G20 tahunan ke-15 di Riyadh, Arab Saudi, 21 November 2020. /Courtesy of Bandar Algaloud/Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

ZONA PRIANGAN - Raja Salman dari Arab Saudi akan menjalani perawatan di Istana Al Salam di Jeddah untuk mengobati radang paru-paru, menurut laporan kantor berita negara pada hari Minggu, beberapa jam setelah beliau menjalani tes medis. Mengutip pernyataan dari istana kerajaan, kantor berita negara menyatakan bahwa raja yang berusia 88 tahun tersebut akan diobati dengan antibiotik hingga radangnya mereda.

Karena masalah kesehatan Raja Salman, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang merupakan pemimpin de facto Arab Saudi, menunda kunjungannya ke Jepang yang dijadwalkan mulai hari Senin, kata Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi.

"Arab Saudi memberi tahu pemerintah Jepang bahwa karena kondisi kesehatan Raja Salman dari Arab Saudi, kunjungan Putra Mahkota Mohammed ke Jepang yang dijadwalkan dimulai pada tanggal 20 harus ditunda," kata Hayashi dalam konferensi pers di Tokyo, dikutip ZonaPriangan.com dari Reuters.

Baca Juga: Cuaca Panas di Saudi Arabia: Tips dan Trik agar Calon Haji Tetap Fit dan Sehat

Sebelumnya pada hari Minggu, Raja Salman menjalani tes medis di klinik kerajaan di Istana Al Salam karena "demam tinggi dan nyeri sendi", kata kantor berita negara Arab Saudi.

Raja terakhir kali dirawat di rumah sakit pada bulan April untuk pemeriksaan rutin, menurut laporan televisi negara saat itu.

Raja Salman, penjaga situs-situs suci Islam, menjadi penguasa eksportir minyak terbesar di dunia pada tahun 2015 setelah menghabiskan lebih dari 2,5 tahun sebagai putra mahkota dan wakil perdana menteri.

Baca Juga: Wanita Pertama dari Saudi Arabia akan Meluncur ke Luar Angkasa dalam 'Private Mission' ke ISS

Penyakitnya datang tepat saat putra mahkota bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan di kerajaan tersebut untuk membahas kesepakatan strategis antara Washington dan Riyadh.

Halaman:

Editor: Toni Irawan

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah