Megalodon Penguasa dan Berada di Puncak Rantai Makanan, Bisa Jadi Mereka Kanibalistik, Hasil Penelitian

- 23 Juni 2022, 08:01 WIB
 Para pekerja dari American Museum of Natural History Exhibition membuat dan merakit model megalodon hiu purba sepanjang 27 kaki, setinggi 10 kaki di New York City pada 30 November. Penelitian baru menunjukkan megalodon memakan sesama pemangsa.
Para pekerja dari American Museum of Natural History Exhibition membuat dan merakit model megalodon hiu purba sepanjang 27 kaki, setinggi 10 kaki di New York City pada 30 November. Penelitian baru menunjukkan megalodon memakan sesama pemangsa. /UPI/John Angelillo

ZONA PRIANGAN - Megalodon, yang diyakini sebagai spesies hiu terbesar yang pernah hidup, cukup besar untuk memakan hampir semua hewan yang mereka inginkan - dan mungkin kanibalistik - kata para ilmuwan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Rabu.

Para peneliti dari Princeton mengatakan mereka memiliki bukti spesies hiu, yang punah 3,5 juta tahun yang lalu dan nenek moyangnya berada di puncak rantai makanan saat mereka ada. Mereka menyebutnya "tingkat trofik" tertinggi dari rantai makanan.

Tidak hanya megadolon dan hiu gigi besar lainnya memakan sesama pemangsa, mereka juga memakan pemangsa pemangsa. Bahkan ada beberapa bukti megadolon bersifat kanibalisme, lapor UPI.com, 22 Juni 2022.

Baca Juga: 'Ikatan Cinta' Kamis 23 Juni 2022: Al Datang, Nino Ambil Keputusan Tegas tentang Reyna dan Tetap Ceraikan Elsa

"Jaring makanan laut cenderung lebih panjang daripada rantai makanan rumput-rusa-serigala hewan darat, karena Anda mulai dengan organisme kecil seperti itu," kata penulis utama Emma Kast, di University of Cambridge, mengatakan dalam siaran pers.

"Untuk mencapai tingkat trofik yang kami ukur pada hiu bergigi besar ini, kami tidak hanya perlu menambahkan satu tingkat trofik - satu predator puncak di puncak rantai makanan laut - kami perlu menambahkan beberapa di puncak rantai makanan modern jaring makanan laut," kata Kast. Temuan itu dipublikasikan Rabu di jurnal Science Advances.

Para ilmuwan hanya menemukan sisa-sisa fragmen hiu megalodon, tetapi analisis gigi telah membuat mereka percaya bahwa hewan itu mencapai panjang 50 kaki. Hiu pemangsa terbesar yang masih ada, putih besar, tumbuh hingga rata-rata 15 kaki.

Baca Juga: Gigi Hiu Megalodon Sepanjang 6 Inci Ditemukan di Lepas Pantai Venesia

Kast dan rekan-rekannya menentukan penempatan megalodon di jaring makanan laut prasejarah dengan mengukur tingkat isotop nitrogen di giginya. Menurut para peneliti, semakin banyak nitrogen-15 yang dimiliki suatu organisme, semakin tinggi tingkat trofiknya.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: UPI.com


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x