Polrestabes Bandung Gagalkan Peredaran 2,5 Ton Sarung Tangan Karet Bekas

- 20 November 2020, 13:33 WIB
ilustrasi kriminal /Pexels

ZONA PRIANGAN - Sebanyak 2,4 ton sarung tangan karet bekas yang siap diedarkan berhasil digagalkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung.

Dikutip Zonapriangan.com dari Antara, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan dari kasus tersebut ada seorang tersangka yang diamankan berinisial GR (39). Dia diduga akan mengedarkan sarung tangan medis bekas itu untuk mencari keuntungan ekonomi.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Ulung, penimbunan sarung tangan itu telah dilakukannya sejak satu bulan lalu. Namun, polisi menduga berdasarkan barang yang ditemukan serta petunjuk lainnya, aktivitas GR itu telah dilakukan selama enam bulan.

Baca Juga: BI Turunkan Suku Bunga, Kurs Rupiah Melemah Hari ini

Baca Juga: Pengangguran Bakal Meningkat Dampak Pemerintah Hapuskan Seleksi CPNS hingga 2023

"Jadi sarung tangan bekas itu dibuat baru, dikemas di dalam kotak, harga jualnya masih kita dalami, tapi sejauh ini diduga harganya dari Rp60 ribu sampai Rp75 ribu per kotaknya.

Selain itu, sarung tangannya sudah dijual di Jakarta dan Surabaya. Jadi bekas sarung tangan dikumpulkan lagi, kemudian didaur ulang seolah-olah jadi baru.

Selain itu, dia menjelaskan GR mempunyai 178 karyawan yang diberi upah Rp50 dalam pekerjaan satu hari. Namun menurutnya karyawan itu merupakan pekerja di bawah umur.

Baca Juga: Trump Masih Ngotot Tolak Hasil Pemilihan, Biden Siapkan Rencana Transisi Pemerintahan

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetiyo

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X