Saham Produsen Chip Jatuh secara Global Saat Ketegangan Semakin Meningkat di Taiwan

- 5 Agustus 2022, 11:00 WIB
Taiwan adalah rumah bagi produsen semikonduktor terbesar di dunia lewat kontrak TSMC..
Taiwan adalah rumah bagi produsen semikonduktor terbesar di dunia lewat kontrak TSMC.. /REUTERS/Florence Lo/Ilustrasi

ZONA PRIANGAN - Saham semikonduktor turun secara global pada hari Selasa sebagai dampak dari kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi ke Taiwan, yang diklaim China sebagai wilayahnya, memicu eskalasi baru dalam ketegangan antara Washington dan Beijing.

China memandang kunjungan Pelosi, orang kedua dalam garis suksesi kepresidenan AS dan pengkritik lama China, sebagai mengirim sinyal yang menggembirakan ke kubu pro-kemerdekaan di Taiwan dan telah berulang kali memperingatkan untuk tidak melakukannya.

Taiwan adalah rumah bagi produsen semikonduktor terbesar di dunia dalam kontrak, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC). Saham perusahaan ditutup turun 2,4 persen, sementara rekan sejawatnya United Microelectronics Corp (UMC) turun 3 persen.

Baca Juga: 'Ikatan Cinta' Jumat 5 Agustus 2022: Rendy Bongkar Penyamaran Siska, Elsa Dianiaya setelah Gagal Bunuh Ricky

Saham Taiwan turun 1,6 persen, menandai penurunan persentase terbesar mereka dalam tiga minggu, sementara saham di China mencatat penurunan terbesar mereka dalam lebih dari dua bulan karena meningkatnya ketegangan yang meresahkan pasar keuangan Asia.

"Prospek perdagangan di Asia kemungkinan akan membebani semikonduktor, mengingat berapa banyak produksi global dunia berasal dari Taiwan," kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets UK, dikutip ZonaPriangan.com dari Reuters.

Saham semikonduktor secara global merasakan panasnya. Infineon Jerman turun 2,3 persen, sementara perusahaan Belanda ASML, ASMI, dan BESI turun antara 3 persen dan 4 persen. Saham perusahaan chip asal AS seperti Nvidia, Intel, Qualcomm dan Micron masing-masing turun lebih dari 1 persen dalam perdagangan sebelum bel.

Baca Juga: Menlu China Menyebut Kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai Tindakan Tak Bertanggung Jawab dan Sangat Tak Rasional

"Reaksi pasar ini diharapkan mengikuti kinerja pasar ekuitas yang kuat di bulan Juli," kata Andrea Cicione, kepala strategi di TS Lombard di London.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: Reuters


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x