Gadis Penyayang Hewan Tewas Mengenaskan dengan Penuh Luka Bekas Gigitan Anjing

- 15 Juli 2021, 07:11 WIB
Ilustrasi anjing.*
Ilustrasi anjing.* /Pixabay /BedexpStock

ZONA PRIANGAN - Lyssa Rose Upshaw gadis 13 tahun yang dikenal sebagai penyayang anjing di kawasan Navajo Nation, Amerika Serikat.

Namun, Lyssa Rose Upshaw tidak bisa menolak nasib malang. Dia ditemukan tewas dengan luka penuh gigitan anjing.

Hasil autopsi, di tubuh Lyssa Rose Upshaw ditemukan bekas gigi taring. Luka robek ada pada kaki, tangan, leher hingga kepala.

Baca Juga: Dukung Kemenkes Hadapi Covid-19, Sea Group, Shopee, dan Garena Sumbang 1.000 Tabung Oksigen dan 1 Juta Vaksin

Baca Juga: Alfie, Angsa Lucu Menghadapi Hukuman Mati, Warga Marah Desak Wali Kota untuk Menyelamatkan

Dengan sedih, ibunya Marissa Jones menceritakan, Lyssa ditemukan meringkuk di jalan tanah Fort Defiance.

"Saya tidak pernah berpikir itu akan terjadi pada putri saya. Dia adalah seorang pecinta anjing," ujar Marissa Jones.

Kantor pemeriksa medis di Coconino County mengklasifikasikan kematian Upshaw sebagai kecelakaan, lapor The Associated Press.

Baca Juga: Kasihan Ayam Kalkun, Sejumlah Negara Tidak Mau Mengakui Sebagai Tempat Kelahirannya

Serangan anjing sering terjadi di Navajo Nation, namun banyak yang tidak diproses secara hukum.

Beberapa kasus di Navajo Nation lebih sering menggunakan hukum suku dan apa pun kasusnya, maksimal penjara cuma 1 tahun.

Anggota parlemen suku baru-baru ini mengeluarkan resolusi untuk menetapkan hukuman pidana.

Baca Juga: Tangki Oksigen Meledak, Puluhan Pasien Virus Corona Tewas, Dua Mobil Polisi Dibakar

Cuma Presiden Navajo Nation, Jonathan Nez memvetonya, dengan mengatakan itu tidak cukup jauh dan membutuhkan lebih banyak masukan.

Beberapa kematian di Navajo Nation selama bertahun-tahun telah disalahkan pada kawanan anjing, dan banyak orang lainnya terluka.

Tak satu pun dari undang-undang pengendalian hewan suku, yang dianggap pelanggaran sipil, pemilik anjing bertanggung jawab atas kematian.

Baca Juga: Rumah Hantu Tanpa Pemilik tapi di Meja Makan Tersaji Menu Sarapan yang Baru Dibuat

Dikutip ABC News, Michael Henderson, direktur investigasi kriminal suku tersebut, mengatakan tuduhan suku sedang dipertimbangkan dalam kematian Upshaw.

Pihak berwenang mengumpulkan lebih banyak bukti dan menunggu hasil spesimen yang dikumpulkan dari anjing-anjing milik tetangga.

"Kami masih sangat agresif mengejar untuk memahami kasus ini sejauh mana ada unsur pidana yang melekat pada apa yang terjadi," katanya.***

Editor: Parama Ghaly

Sumber: ABC News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x