Waspada Angin Kencang Melanda Kabupaten Majalengka

4 Agustus 2021, 10:05 WIB
Angin Kencang menerjang wilayah Kabupaten Majalengka. /Zonapriangan.com/Rachmat Iskandar ZP

ZONA PRIANGAN - Angin kencang kembali melanda Majalengka hampir 24 jam dan membuat beberapa dahan pohon patah serta dedaunan berjatuhan termauk daun yang masih hijau dan muda. Debupun beterbangan hingga mengakibatkan lantai rumah cepat kotor.

Pagar portabel yang dipergunakan sebagai pembatas yang dipasang di pintu menuju alun-alunpun sempat roboh terhempas, diduga saking besarnya angin di Majalengka.

Angin seperti ini menurut keterangan sejumlah warga biasanya berdampak pada kondisi kesehatan jika tidak benar-benar menjaga kesehatannya. Terlebih dimasa pandemi seperti yang tengah terjadi selama ini.

Baca Juga: Kembali Perang Melawan Covid-19, Jutaan Orang di Wuhan Jalani Tes

“Angin begini disertai debu harus hati-hati akan berdampak pada flu,” kata Manta salah seorang warga.

Apalagi menurutnya angin kencang ini disertai terik mata hari, sehingga suhu udara berubah-ubah, bisa sangat panas dan dingin akibat angin yang cukup kencang.

“Moyan ge ayeuna mah teu pararuguh, panas tapi angin khawatir malah membuat sakit. Alih-alih berjemur menghindari Covid tapi malah sakit flu karena angin berdebu,” ungkap Manta.

Baca Juga: Seperti Inilah Kondisi geografis Indonesia Tahun 21000 SM, Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatra Masih Menyatu

Frescater BMKG Jatiwangi, Ahmad Faiz Zyin, Selasa 3 Agustus 2021 membenarkan terjadi kecepatan angin tersebut.

Rata-rata angin berhembus dari Timur hingga Selatan dengan kecepatan angin rata-rata 5 - 12 knot atau 10 - 24 km/jam.

Sedangkan kecepatan angin maksimumnya tercatat 21 Knot atau 42 km per jam.

Baca Juga: Perayaan Ulang Tahun Dewa Kwan Kong Berlangsung lancar dan Sederhana

Diprakiran potensi angin seperti ini menurut Faiz Zyin bisa terjadi hingga awal Oktober mendatang. Hanya katanya angin seperti itu tidak setiap hari terjadi, tergantung kondisi atmosfer.

“Definisi angin kencang menurut BMKG jika angin mencapai kecepatan 25 Knot atau 50 km per jam lebih,” ungkapnya.

Sementara itu tinggi gelombang laut hingga Rabu 4 Agustus 2021, untuk Laut Jawa bagian Barat tinggi gelombang berkisar 1,25-2,5 m (klasifikasi tinggi gelombang kategori sedang) sedangkan untuk perairan Laut Utara Indramayu dan Cirebon, tinggi gelombang berkisar antara 0,5-1.25 meter(klasifikasi tinggi gelombang kategori rendah)

Baca Juga: Ungkap Dua Kasus Korupsi Milyaran Rupiah di Kabupaten Majalengka, Kajari Majalengka Dede Sutisna Pindah Tugas

Sedangkan berdasarkan prakiraan cuaca musim penghujan normalnya akan terjadi pada bulan November mendatang. Meski demikian sisaat kemarau dan kencangnya angin seperti inipun curah hujan masih tetap ada untuk beberapa wilayah.***

Editor: Yudhi Prasetiyo

Tags

Terkini

Terpopuler