Beijing Tunggu Waktu untuk Perang, Joseph Wu: China Berani Menyerang, Mereka Akan Menderita

6 Oktober 2021, 16:53 WIB
USS Carl Vinson, kapal Jepang Ise, HMS Queen Elizabeth dan USS Ronald Reagan ikut serta dalam latihan bersama.* /U.S. Indo-Pacific Command/

ZONA PRIANGAN - China tampaknya sudah habis kesabaran terhadap sikap Taiwan. Beijing pun menyiapkan militer untuk perang.

Peringatan itu, menurut Beijing bukan sekadar ancaman verbal. China sudah siap perang, walau Amerika Serikat ada di belakang Taiwan.

Dalam artikel Global Times yang pedas, China memperingatkan Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan jangan coba-coba memisahkan diri.

Baca Juga: Polisi Bejat, Salurkan Hasrat Seks Kepada Korban Kejahatan dengan Alasan Menjalankan Tugas

Dikatakan "pasukan separatis" di pulau itu tidak akan pernah diizinkan untuk memisahkan Taiwan dari China dengan dengan cara apa pun.

Surat kabar itu mengklaim bahwa "opini publik arus utama" di China adalah bahwa negara itu harus bersiap untuk perang habis-habisan dengan AS.

“Sekarang, kami ingin memperingatkan otoritas DPP dan pendukungnya: jangan terus bermain api," tulis Global Times yang dikutip The Sun.

Baca Juga: Ordo Kuil Matahari, Ajaran Sesat Karena Pemimpinnya Bebas Memilih Anggota Wanita untuk Berhubungan Seks

“Mereka harus melihat bahwa persiapan daratan Tiongkok untuk menggunakan kekuatan melawan pasukan separatis Taiwan jauh lebih kuat dari sebelumnya."

Namun ancaman China itu tidak membuat ciut Taiwan. Provokasi China telah mendorong Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu untuk mengatakan wilayah itu siap untuk berperang.

"Pembelaan Taiwan ada di tangan kami sendiri, dan kami benar-benar berkomitmen untuk itu," katanya kepada penyiar ABC Australia.

Baca Juga: Sarjana Alkitab Ramalkan Kiamat dengan Kemunculan Komet Leonard pada 12 Desember 2021

"Jika China akan melancarkan perang melawan Taiwan, kami akan berjuang sampai akhir, dan itu adalah komitmen kami," tegasnya.

"Saya yakin jika China akan melancarkan serangan terhadap Taiwan, saya pikir mereka juga akan sangat menderita," tambahnya.***

Editor: Parama Ghaly

Sumber: The Sun

Tags

Terkini

Terpopuler