Analis Intelijen Ungkap Moskow Sedang Menyusun Serangan Skala Besar dari Wilayah Timur Ukraina

- 1 April 2022, 18:04 WIB
Empat tentara Rusia dipaksa berbaring telungkup dengan jaket ditarik menutupi kepala setelah pasukan Ukraina mengambil kendaraan tempur BMP mereka.*
Empat tentara Rusia dipaksa berbaring telungkup dengan jaket ditarik menutupi kepala setelah pasukan Ukraina mengambil kendaraan tempur BMP mereka.* /The Sun/

ZONA PRIANGAN - Komandan Operasi Pasukan Gabungan Ukraina, Kolonel Jenderal Oleksandr Syrsky mengatakan, pasukan Rusia menganggap cukup sekali sprint lantas menguasai Kiev.

“Mereka pikir hanya dalam satu sprint cepat masuk dan menangkap Kiev. Itu salah besar," ujar Oleksandr Syrsky kepada FT.

Faktanya setelah invasi satu bulan lebih, pasukan Vladimir Putin lebih banyak terhenti. Belakangan justru menarik pasukan menjauh dari Kiev.

Baca Juga: Pasukan Vladimir Putin Terusir dari Chernobyl, Mereka Kembali Mundur ke Wilayah Belarus

“Mereka kehilangan kekuatan terbaik mereka. Mereka tidak menghitung kemampuan kami untuk memobilisasi kekuatan di seluruh wilayah,” ucap Oleksandr Syrsky.

Para komandan Rusia berharap menggunakan Irpin sebagai rute menuju pusat Kiev, tetapi perang gaya gerilya Ukraina menyebabkan mereka banyak menanggung kerugian.

Pasukan Ukraina dilaporkan telah menghancurkan jembatan yang pada gilirannya menunda pasukan Kremlin untuk menemukan jalur terpendek ke Kiev.

Baca Juga: Pasukan Rusia Tertawa Meraih Kemenangan Ketika Melepaskan Sejumlah Peluncur Roket di Ukraina

Rute alternatif melihat tank dan kendaraan lapis baja Rusia terekspos, dan menjadi sasaran empuk bagi tentara Ukraina.

Di beberapa lokasi, pasukan dan baju besi Rusia dipukul mundur oleh unit Ukraina yang lebih kecil dan peralatan sederhana.

Laporan yang muncul dari Ukraina menunjukkan pasukan Rusia tidak begitu didukung dalam misi mereka.

Baca Juga: Tragis, dalam Keadaan Kelaparan, 3 Tentara Rusia Tewas Diserang Lebah, 25 Lainnya Dirawat di Rumah Sakit

Dikutip Express, tentara Rusia terlihat terjebak di pinggir jalan dengan kendaraan kehabisan bahan bakar, tentara yang ditangkap telah meminta makanan dan panggilan telepon kepada orang tua.

Ada juga tentara yang mengeluhkan radang dingin, sementara satu laporan menunjukkan 300 tentara Rusia menumpang kembali ke Rusia setelah dibiarkan mati.

Namun Ukraina tidak boleh lengah, karena menurut analis intelijen, kini Moskow sedang menyusun kembali pasukan dan aset untuk meluncurkan serangan skala besar di timur Ukraina.

Baca Juga: Rusia Makin Terdesak, Rudal Ukraina Hancurkan Gudang Senjata dan Meledakkan Depot Minyak Krasniy Oktyabr

Moskow terus menyebarkan berita keberhasilan militer di Rusia. Laporan media Rusia mengklaim "operasi khusus" di Ukraina memasuki "fase akhir".

Sehubungan dengan penarikan taktis dari pinggiran Ukraina, Kremlin mengklaim pasukan akan dirotasi keluar dari Kiev untuk "membebaskan" wilayah Donbass di timur.

Namun, sikap hati-hati masih diambil oleh pejabat intelijen barat atas langkah Rusia, dan mengklaim itu tidak boleh dilihat sebagai tanda Ukraina telah memenangkan perang.***

Editor: Parama Ghaly

Sumber: Express


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah