Kemenparekraf dan Disparbud Wujudkan BISA di Ranca Upas

- 18 Juli 2020, 16:13 WIB
OBJEK wisata Ranca Upas salah satu andalan Kabupaten Bandung.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA
OBJEK wisata Ranca Upas salah satu andalan Kabupaten Bandung.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA /

ZONA PRIANGAN - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung melaksanakan program Gerakan BISA (bersih, indah, sehat dan aman) di lokasi wisata Ranca Upas Kabupaten Bandung, Sabtu 18 Juli 2020.

Program tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan pariwisata yang cleanlines (bersih), healthy (sehat), dan safety (aman).

"Program gerakan BISA itu yang hari ini diluncurkan di Kampung Cai Rancaupas Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung," kata Kepala Disparbud Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha.

Baca Juga: Tes Menusuk Jari, 20 Menit Kemudian Diketahui Apakah Terpapar Virus Corona

Menurut Yosep, program BISA tersebut dilaksanakan dalam bentuk kegiatan bersih-bersih lingkungan di tempat wisata yang dilakukan oleh masyarakat pelaku usaha melalui skema padat karya.

"Sekaligus untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 yang selama 3 bulan tidak bekerja," ujar Yosep kepada wartawan Galamedia, Engkos Kosasih.

Selain program BISA, imbuh Yosep, pada saat bersamaan juga dilaunching program BALASA (bantuan lauk pauk siap saji) sebanyak 4.100 paket untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Membuat Industri Terpuruk, Uben: Setiap Hari Ada Buruh Kena PHK

Hadir dalam acara tersebut, yakni Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Dede Yusuf M. Effendi, dan Direktur Kebijakan dan Direktur Pemasaran dari Kemenparekraf RI. Selain dihadiri Kepala Disparbud dan Staf Disparbud Kabupaten Bandung, juga dari Muspika, para pengelola wisata Bandung Selatan dan kelompok penggerak pariwisata.

"Dengan bantuan ini (program BALASA) diharapkan dapat sedikit meringankan beban para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disparbud Kabupaten Bandung menyampaikan informasi aktivasi kepariwisataan Kabupaten Bandung sebagai upaya pemulihan perekonomian daerah.

Baca Juga: Ilmuwan Mengidentifikasi Enam Jenis Covid-19, Batuk dan Demam Jadi Cirinya

Selain itu, strategi kolaborasi pembangunan pariwisata sebagai wujud kebersamaan kebangkitan pariwisata melalui gerakan Raksa Kitaya (gerakan sabililungan bangkitkan pariwisata dan budaya).

"Disiapkan juga strategi digitalisasi melalui pembangunan aplikasi sistem digital kepariwisataan 'Bandung EDUN' (enjoyful destination and unique nature)," paparnya.

Pada kesempatan itu, DPR RI dan Kemenparekraf RI menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap strategi pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Untuk Ketahanan Pangan, Satgas Citarum Harum Tanam Jagung dan Mentimun

"Dengan harapan perekonomian daerah dapat segera bangkit meskipun di tengah pandemi Covid-19," katanya.***

Editor: Parama Ghaly


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah