Rusia Terus Gencar Melakukan Serangan di Ukraina Timur, Serangan Baru Dilancarkan dari Belarusia

- 5 Agustus 2022, 12:02 WIB
Tim penyelamat membersihkan puing-puing bangunan pusat sosial dan budaya yang rusak akibat penembakan di kota Chuhuiv, Ukraina, pekan lalu.
Tim penyelamat membersihkan puing-puing bangunan pusat sosial dan budaya yang rusak akibat penembakan di kota Chuhuiv, Ukraina, pekan lalu. /UPI/Sergey Kozlov/EPA-EFE

ZONA PRIANGAN - Rusia mempertahankan serangannya di Ukraina timur dan kota selatan Mykolaiv pada Kamis saat meluncurkan serangan baru dari Belarusia di utara.

Pasukan Rusia menyerang lebih dari 25 pemukiman di Mykolaiv, dekat Laut Hitam, di mana pengiriman biji-bijian yang diharapkan sebagian besar dunia terhenti.

Ukraina juga melihat serangan baru dari utara di Belarusia, di mana Presiden Alexander Lukashenko tetap menjadi salah satu sekutu terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga: Perilaku Konyol Lagi, Bermaksud Menghindari HIMARS Pasukan Vladimir Putin Meledakkan Kereta Api Rusia

Staf Umum Ukraina mengatakan Kamis pasukannya terutama mampu menangkis serangan baru di timur, tulis UPI.com, 4 Agustus 2022.

"Musuh menggunakan artileri barel dan roket di daerah pemukiman Yakovlivka, Travneve, Kodema, Pokrovske, Rozdolivka, Kurdiumivka, Zaitseve, Bakhmut dan Soledar," kata staf umum, menurut CNN. "Ada serangan udara di dekat Yakovlivka, Soledar dan Kodema."

Gubernur wilayah Sumy Dmytro Zhyvytskyk mengatakan Rusia menyerang tiga kota dengan 55 rudal Rabu malam, menghantam daerah perumahan dan komersial. Walikota Nikopol Yevhen Yevtushenko mengatakan kotanya di Ukraina tengah juga diserang semalam.

Baca Juga: Menlu China Menyebut Kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai Tindakan Tak Bertanggung Jawab dan Sangat Tak Rasional

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa dalam serangan balik, rudal dan unit artileri Ukraina terus menargetkan benteng militer Rusia, kelompok personel, basis dukungan logistik, dan depot amunisi.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: UPI.com


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x