Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19, Bio Farma Siapkan 2.400 Dosis

- 7 Agustus 2020, 01:43 WIB
MENINJAU Persiapan pelaksanaan Uji Klinis Fase 3.* /DOK. Bio Farma/

ZONA PRIANGAN - Bio Farma akan menyiapkan 2.400 dosis vaksin saat uji klinis fase 3 vaksin Covid19 akan dilakukan pada pertengahan Agustus 2020 mendatang.

Persiapan pelaksanaan Uji Klinis Fase 3 ini, diawali dengan pelaksanaan Kick Off Meeting, yang dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2020 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung, sebagai
salah satu tempat yang akan
dijadikan pelaksanaan uji klinis fase
3 vaksin Covid-19. Kegiatan tersebut merupakan simulasi sebelum pelaksanaan puncak.

Turut hadir dalam Kick off meeting antara lain Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursordan Zat Adiktif, Dra. Rita Endang, Apt., M.Kes, Direktur Registrasi Obat, Dr Lucia Rizka Andalusia, Apt, M.Pharm, MARS, Plt Kepala Badan Litbangkes, dr. Slamet., MHP, yang diwakili oleh Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Balitbangkes, Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed.

Baca Juga: Mengejar Rekor Podium MotoGP ke-200, Rossi: Saya Tidak Pernah Melupakan Brno

Selain itu hadir juga Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, beserta jajaran Board of Executives Bio Farma, dan Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD, Dr. med. Setiawan, dr., AIFM, dan Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran UNPAD, yang dipimpin oleh Prof Kusnandi Rusmil dan tim.

"Dalam uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 ini, akan melibatkan beberapa lembaga antara lain, Bio Farma sebagai Induk Holding BUMN Farmasi, berperan sebagai sponsor, berkolaborasi dengan berbagai pihak antara lain, dengan FK-UNPAD, Litbangkes dibawah pengawasan oleh Badan POM sebagai regulator," kata Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, di Bandung, Kamis, 8 Agustus 2020.

Pelaksanaan uji klinik, papar Penny, harus memenuhi aspek ilmiah dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai Pedoman Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB).

Baca Juga: Catat! Akibat Pandemi Covid-19, UMKM Perlu Dukungan Korporasi

“Sebagai regulator, Badan POM berkomitmen melakukan pengawalan sepanjang siklus perjalanan vaksin COVID-19 di Indonesia. Mulai dari tahap uji klinik, pendaftaran untuk memeroleh izin edar, produksi, hingga distribusi nanti,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Yurri Erfansyah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X