UEFA akan Melakukan Penyelidikan Disipliner atas Nyanyian 'Putin' di Laga Sepakbola Dynamo Kyiv di Turki

- 5 Agustus 2022, 10:01 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota Dewan Keamanan melalui tautan video di Kremlin di Moskow, Rusia 28 Juli 2022.
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota Dewan Keamanan melalui tautan video di Kremlin di Moskow, Rusia 28 Juli 2022. /Sputnik/Pavel Byrkin/Kremlin via REUTERS

ZONA PRIANGAN - UEFA mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan memulai penyelidikan disipliner terhadap Fenerbahce Turki atas sekelompok penggemarnya yang meneriakkan nama Presiden Rusia Vladimir Putin setelah kebobolan gol di kandang Dynamo Kyiv di babak kualifikasi Liga Champions.

Harapan Fenerbahce untuk bersaing di kompetisi sepak bola elit Liga Champions Eropa pada musim ini harus pupus di tangan Dynamo Kyiv setelah kalah dengan skor 2-1 di babak perpanjangan waktu pada pertandingan babak kualifikasi kedua di Istanbul, Rabu.

Vitaliy Buyalskyi membawa tim Ukraina itu unggul pada menit ke-57, tak lama setelah gelandang Fenerbahce Ismail Yuksek dikeluarkan dari lapangan dalam pertandingan yang menegangkan.

Baca Juga: Menlu China Menyebut Kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai Tindakan Tak Bertanggung Jawab dan Sangat Tak Rasional

Pertandingan berakhir 1-1 setelah 90 menit tetapi Kyiv mengalahkan Fenerbahce lewat gol yang diciptakan di ke-114 oleh Oleksandr Karavaev.

Selebrasi Buyalskyi setelah mencetak gol disambut dengan teriakan "Vladimir Putin" oleh banyak penggemar Fenerbahce, memicu reaksi online yang mengutuk penggemar tim asal Istanbul itu dan meminta badan pengatur Eropa UEFA untuk mengambil tindakan terhadap klub.

UEFA mengatakan "Inspektur Etika dan Disiplin akan melakukan penyelidikan disipliner mengenai dugaan perilaku buruk pendukung Fenerbahce" pada pertandingan Dynamo Kyiv, menambahkan informasi lebih lanjut akan tersedia kemudian.

Baca Juga: 'Ikatan Cinta' Jumat 5 Agustus 2022: Rendy Bongkar Penyamaran Siska, Elsa Dianiaya setelah Gagal Bunuh Ricky

Vasyl Bodnar, Duta Besar Ukraina untuk Ankara, mengatakan di Twitter bahwa dia sedih dengan nyanyian itu tetapi berterima kasih kepada mereka yang menentang "tindakan tidak pantas" dari para penggemar.

Halaman:

Editor: Didih Hudaya ZP

Sumber: Reuters


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x