Keberangkatan Haji Asal Indonesia Bisa Dilakukan Mulai Tahun 2022 Mendatang

- 23 November 2021, 20:42 WIB
Penyelnggaraanibadah haji untuk Indonesia akan dilakukan tahun 2022 mendatang.
Penyelnggaraanibadah haji untuk Indonesia akan dilakukan tahun 2022 mendatang. /Pixabay

ZONA PRIANGAN - Pemerintah Arab Saudi telah memastikan keberangkatan  haji asal Indonesia bisa dilakukan mulai Tahun 2022 mendatang, sedangkan umrah bisa dibuka dalam waktu dekat dengan catatan adanya jaminan keaslian sertifikat vaksin.

Indonesia diuji kejujuran soal sertifikan vaksin dan PCR jangan sampai terulang lagi adanya sertifikat palsu seperti sebelumnya. Kedua dipertanyakan soal kedisiplinan dalam melaksanakan karantina yang kini dipantau ketat melalui CCTV yang tahun lalu sempat di komplain karena jemaah kurang disiplin pada saat karantina

 Hal tersebut disampaikan  Direktur Jendral Haji dan Umrah Hilman Latief  pada acara Sosialsiasi Pelaksanaan Umrah Pasca Pandemi yang diselenggarakan Asosiasai Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri),  Hotel Horison Ultima Kertajati serta PT BIJB di Hotel Horison, Selasa 23 November 2021.

Baca Juga: Refly Harun: Problemnya Ada di Moeldoko Yang Seharusnya Tidak Ikut Campur Urusan Internal Partai Demokrat

Disampaikan Hilman melalui zoom yang kini tengah berada di Madinah untuk membahas perihal penyelenggaraan haji dan umrah bersama pemerintah Arab, keberangkatan haji dan umrah bukan persoalan negosiasi politk antara Indonesia dengan Arab, namun lebih pada persyaratan penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan dengan skenario yang sangat detail.

Pada pelaksanaan umrah dan haji tidak ada pembatasan jarak, hanya saja masker tetap digunakan serta saat tawaf tidak berdekatan dengan kabah

“Vaksin juga tidak perlu buster yang selama ini didengar, vaksin jenis apapun seperti sinovac atau sinofarm diperbolehkan dan pelaksanaan karantina kini cukup dua malam tiga hari. Sehingga kelonggaran sudah sukup banyak bagi peserta umrah dan haji, hanya pemerintah akan melakukan pelaksanaan yang sangat tegas menyangkut prokes,” ungkap Hilman yang kini pihaknya tengah berdiskusi dengan Wakil Mentri Haji dan Umrah serga Gubernur di Madinah, kemungkinan bisa todaknya umrah dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Mobil Avanza Tiba-tiba Terjun ke Sawah, Jalur Jatitujuh-Kadipaten Masih Angker

Hilman juga menceriterakan, saat ini hotel di Makkah ataupun Madinah baru beberapa saja yang sudah buka sebagian besar diantaranya masih tutup. Dia juga mengapresiasi kegigihan biro perjalanan haji dan umrah di Indonesia.

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetiyo


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X