Air Terjun Niagara Sebagian Membeku Setelah Dilanda Badai Paling Mematikan dalam 50 Tahun Terakhir

29 Desember 2022, 21:21 WIB
Es berada di dasar Air Terjun Niagara, New York, 21 Februari 2021. Latar belakang ada pelangi menjadikan objek wisata itu dikunjungi para turis.* /Reuters /Lindsay DeDario

ZONA PRIANGAN – Air Terjun Niagara telah membeku sebagian akibat turunnya suhu di bawah titik nol di Amerika Serikat, menciptakan foto yang menarik.

Para pegiat cuaca menyebut bahwa kini “secara teknis” memungkinkan berjalan melewati Sungai Niagara ke Buffalo, New York, sejak sungai ini membeku.

Air terjun terkenal ini telah ditutupi salju tebal dan padat. Tetapi jumlah air yang besar tidak seluruhnya membeku, karena air terjun bergerak konsisten dan cepat.

Baca Juga: Curug Putri Sering Disebut Lokasi Turunnya Dewi Kahyangan

Lokasi wisatawan populer ini berada 40 kilometer dari Buffalo, kota yang paling parah dilanda badai. Berada di perbatasan New York dan Ontario, Kanada.

Meskipun berbahaya dan dingin menusuk tulang, banyak turis mendekati dan mengambil gambarnya, seperti dilansir laman Indiatimes.com.

"Sehari setelah dingin yang membeku, saya dan keluarga mengunjungi Air Terjun Niagara. Sungai Niagara di bawahnya memiliki es yang cukup tebal untuk bisa dilewati ke Buffalo, New York, dengan berjalan kaki,” salah seorang warganet memposting di Twitter bersama foto dan video.

Baca Juga: Legenda Rakyat, Air Terjun Mursala Berasal dari Tangisan Seorang Putri

Banyak orang telah menambahkan gambar-gambar indah ini ke lini masa "winter wonderland" yang berseliweran di dunia maya.

Sebagai akibat badai salju, negara bagian ini telah digenggam suhu rendah dan salju setebal 43 inchi.

Lebih dari 30 orang meninggal, dan jutaan rumah hidup tanpa listrik akibat “siklon bom” ini meluluhlantakan kawasan ini setelah Hari Natal.

Baca Juga: Mau Awet Muda, Berendamlah di Air Terjun Martolu

Sementara banyak orang menyebutnya “wonderland”, beberapa keluarga malah berkabung karena kehilangan orang-orang tersayangnya.

Karena kota ini dilanda bencana mematikan yang disebabkan angin kencang dan hujan salju besar, Buffalo tampak kerepotan melakukan layanan daruratnya.

Layanan Cuaca Nasional AS telah mengumumkan larangan bepergian.

Baca Juga: Bantimurung, Dipercaya Sebagai Lokasi yang Bisa Melepas Semua Kemurungan, Kok Bisa Ya?

Menurut peringatan tersebut, terlalu lama terpapar cuaca dingin bisa memicu radang dingin atau frostbite dan, situasi yang ekstrem bisa menyebabkan hypothermia dan kematian.***

Editor: Parama Ghaly

Sumber: India Times

Tags

Terkini

Terpopuler