Refly Harun: Kalau Presiden Jokowi Melaporkan Secara Baik, Profil Harta Kekayaannya Tidak Luar Biasa

- 13 September 2021, 12:04 WIB
Pakar Hukum tata Negara Refly Harun.
Pakar Hukum tata Negara Refly Harun. /Tangkapan layar Youtube.com/Refly Harun

ZONA PRIANGAN - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun turut menanggapi atas Laporan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) terbaru, yang melaporkan bahwa harta kekayaan Presiden Jokowi naik Rp8,9 miliar dari sebelumnya.

Dalam channel YouTube Refly Harun, Minggu 12 September 2021, Refly mengatakan Kalau mau jujur sebenarnya tidak banyak-banyak amat juga.

Apalagi tanah dan bangunannya itu didapatkan di Sukoharjo. Satu-satunya harta di Jakarta itu adalah bangunan seluas 104 meter persegi di daerah Jakarta Selatan.

"Sisanya aset di Sukoharjo, Soerakarta, Boyolali, Karang Anyar, daerah situ saja," ujar Refly.

Baca Juga: Refly Harun Didoakan Netizen Gantikan Jabatan Mahfud MD dan Anies Baswedan Menjadi Presiden 2024

Menurut Refly, masalahnya kadang-kadang yang dilaporkan hanya nilai jual objek pajak (NJOP)-nya saja, bukan harga pasar.

"Kalau harga pasar barangkali lebih besar dari itu, barangkali hartanya akan jauh lebh banyak kalau di laporkan harga pasar," tambahnya.

Refly mengatakan memang kalau harga pasar tidak bisa dilaporkan, karena itu adalah harga market, harga yang berdasarkan negosiasi.

Baca Juga: Refly Harun: Komnas HAM Tidak Ingin Sidang dan Menganggap Kasus Pembunuhan 6 Pengawal HRS Perkara Biasa

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetiyo

Sumber: YouTube Refly Harun


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X