Rusia Membombardir 86 Unit Militer di Dnipro, Mykolaiv, dan Kharkiv, Ukraina Catat 5.600 Kejahatan Perang

11 April 2022, 03:22 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api dari bangunan pemukiman yang rusak ditembaki pasukan Rusia di kota Kharkiv.* /UPI/Ukrainian State Emergency Service

ZONA PRIANGAN - Pasukan Vladimir Putin kembali membombardir beberapa kota di wilayah Ukraina yang mengakibatkan kehancuran.

Serangan roket Rusia itu memicu ketakutan warga sipil dan sudah meminta korban jiwa karena target yang salah.

Walau begitu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia mengklaim, serangan itu menyasar unit militer di Ukraina.

Baca Juga: Pengemudi Tank Rusia Tewas di Ukraina, Dia Tidak Tahu Wajah Anaknya yang Baru Lahir

"Serangan pada Sabtu malam itu diarahkan kepada 86 unit militer," pernyataan Kemenhan Rusia pada hari Minggu 10 April 2022.

Kemenhan Rusia menambahkan, target serangan diarahkan ke Kota Dnipro di wilayah timur tengah, Kota Mykolaiv di selatan Ukraina, dan kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv.

Sementara itu kubu Ukraina terus mendata kejahatan perang yang dilakukan tentara Kremlin selama invasi.

Baca Juga: Video Tentara Rusia Memperkosa Balita Beredar di Telegram, Pelakunya Sudah Ditangkap

Jaksa Agung Ukraina, Iryna Veneditktova mengungkapkan, lebih dari 1.222 mayat telah ditemukan di wilayah Kiev sejak pasukan Rusia menarik diri dari wilayah tersebut.

Iryna Veneditktova mengatakan kepada Sky News, pihak berwenang Ukraina sedang menyelidiki 5.600 kasus dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Moskow sejak invasi dimulai.

Pihak berwenang juga telah mengidentifikasi lebih dari 500 tersangka penjahat perang, termasuk pejabat tinggi militer dan pemerintah di Rusia.

Baca Juga: Video Tentara Rusia Memperkosa Balita Beredar di Telegram, Pelakunya Sudah Ditangkap

"Apa yang kami lihat di semua wilayah Ukraina adalah kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kami melakukan segalanya untuk memperbaikinya," katanya yang dikutip The Sun.***

Editor: Parama Ghaly

Sumber: The Sun

Tags

Terkini

Terpopuler